Konferensi AIDS Internasional Ke-21 : Dunia Bebas HIV/AIDS 2030

DURBAN (KBK) – Konferensi AIDS Internasional ke-21 (AIDS 2016) resmi dibuka, Senin (18/7/2016), di Durban, Afrika Selatan.

Konferensi ini akan menyerukan pemberantasan penyakit HIV/AIDS di 2030.

Lebih dari 18.000 ilmuwan, pembuat kebijakan, para pendukung dan orang-orang yang hidup dengan HIV/AIDS menghadiri konferensi ini.

AIDS 2016 akan menyoroti prestasi terbaru dalam tantangan mengatasi penyakit ini. Hasil penelitian diharapkan akan dirilis selama konferensi.

Dalam pidato pembukaan, Wakil Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa mengatakan konferensi tersebut selalu datang dengan keputusan yang mengubah jalannya sejarah.

Ia mengatakan, “Ini adalah konferensi yang menantang kita semua untuk bertindak dengan tindakan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Melalui konferensi ini kita akan memahami epidemi, meningkatkan tingkat kesadaran dan memperbaiki kekeliruan kita.”

Ramaphosa mengatakan konferensi ini “akan menginspirasi kita, memberi kita harapan dalam menangani epidemi HIV/AIDS di dunia.”

Seperti dilansir Xinhua, delegasi diharapkan untuk melakukan intervensi konkret, memastikan impian masyarakat bebas AIDS pada tahun 2030 menjadi kenyataan.

Advertisement