Korban Luka Ledakan Gas di Jatimelati Bekasi

Ilustrasi Ledakan gas 50 kg dari PHD hancurkan bangunan PHD dan Alfamidi serta menyebabkan sejumlah orang terluka/ Jun Aditya

BEKASI – Ledakan yang diduga dari tabung gas di restoran PHD, kawasan Jatimelati, Kecamatan Pondok Melati, Bekasi, sekitar Pukul 07.20 WIB tadi telah melukai beberapa orang, dari luka ringan hingga luka parah.

Dilansir merdeka.com, pegawai Alfamidi dan tukang parkir yang berada tak jauh dari lokasi kejadian mengalammi luka ringan.

“Hanya 2 luka ringan. Pegawai dan tukang parkir,” kata Kapolresta Bekasi, Umar Suryafana.

Sementara itu dikutip dari Kompas.com, Kapolsek Pondok Gede AKP Sukadi mengatakan, ledakan yang terasa hingga 200 meter itu telah menyebabkan penjual gorengan yang mangkal di depan Alfamidi di samping PHD terpental.

Menurut Sukadi, korban yang belum diketahui identitasnya mengalami luka parah di kepala. Dia dilarikan ke rumah sakit. Selain itu, seorang siswa SD juga dilaporkan mengalami luka akibat ledakan itu. Dia juga dibawa ke rumah sakit.

“Ledakan terasa hingga 200 meter dari bangunan PHD tiga tingkat. Seorang tukang gorengan kepalanya terluka parah dan seorang anak SD juga terluka,” tambahnya.

Sukadi mennambahkan, ihaknya sudah memeriksa karyawan PHD. Hasilnya, karyawan yang piket malam dan pagi mengaku sudah bekerja sesuai dengan standar operasional perusahaan (SOP).

“Karyawan yang piket sudah bekerja sesuai SOP. Setiap hendak tutup toko, gas sudah dimatikan,” katanya.

Sehingga kepolisian pun masih menyelidiki penyebab tabung gas itu bocor dan meneliti pemantik ledakan itu. Polisi belum bisa masuk ke dalam karena aroma gas masih menyengat.

Advertisement