Korban Tewas Bentrokan di Gaza Bertambah

Ilustrasi Palestina membawa tubuh Layth Abu Naim, seorang Palestina berusia 16 tahun yang dibunuh oleh tentara Israel pada 30 Januari 2018/ Anadolu

GAZA – Satu lagi seorang pria Palestina tewas oleh tembakan Israel di Gaza pada hari Selasa (3/4/2018) dan membuat jumlah korban tewas dari bentrokan di sepanjang perbatasan meningkat.

Menteri pertahanan Israel memperingatkan protes lebih lanjut akan terjadi dengan kekuatan yang sama.

Puluhan ribu warga Palestina memulai protes enam minggu lamanya pada Jumat lalu di tenda-tenda perkemahan yang didirikan di sepanjang perbatasan berpagar Jalur Gaza yang diblokade Israel. Mereka mendesak hak untuk kembali bagi para pengungsi ke desa-desa dan kota-kota di mana keluarga mereka hidup sebelum tahun 1948 di tempat yang sekarang adalah Israel.

Enam belas warga Palestina tewas setelah ditembak oleh pasukan Israel pada hari pertama protes, kata para pejabat medis Palestina. Korban ke-17 Palestina, Ahmed Omar Arafa, 25 tahun, berdiri sekitar 50 meter (165 kaki) dari pagar ketika dia ditembak, sebagimana diinformasikan ayahnya, Omar Arafa kepada Reuters.

“Dia berdiri di samping saya; dia tidak menimbulkan bahaya bagi mereka tetapi mereka membunuhnya, ”katanya.

Kematian terjadi dalam perjalanan salah satu demonstrasi terbesar Palestina di sepanjang perbatasan 65-km (40 mil) dalam beberapa tahun. Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman membela tanggapan Israel.

“Saya memperingatkan (demonstran Gaza) jika melanjutkan provokasi. Kami telah menetapkan aturan permainan yang jelas dan kami tidak berniat mengubahnya. Setiap orang yang dekat dengan pagar membahayakan nyawa mereka, ”katanya.

Advertisement