
OUAGADOUGOU – Jumlah korban tewas atas serangan di sebuah restoran di ibukota Burkina Faso menjadi 18 orang dan melukai beberapa lainnya.
Pasukan keamanan telah menembak mati kedua penyerang dan membebaskan orang-orang yang terperangkap di dalam gedung tersebut.
“Ini adalah serangan teroris,” kata Menteri Komunikasi Remi Dandjinou dalam sebuah konferensi pers, Senin (14/8/2017), dilansir Reuters.
Hingga kini operasi keamanan masih berlangsung. Burkina Faso, seperti negara-negara lain di Afrika Barat, telah ditargetkan secara sporadis oleh kelompok-kelompok jihad yang beroperasi di Sahel Afrika.
Sebagian besar serangan telah terjadi di wilayah perbatasan utara yang terpencil dengan Mali, yang telah melihat serangan militan Islam selama lebih dari satu dekade.




