Ho Chi Minh–Pengadilan di Vietnam selatan menjatuhkan vonis penjara kepada seorang dokter. Ia dituduh telah melakukan menyebarkan propaganda anti-pemerintah dengan menulis dan mengirim puluhan artikel di media sosial. Menurut pengadilan, ia dianggap mencoreng citra pemimpin negara tersebut dan menghasut orang untuk memboikot pemilihan umum.
Pria bernama Ho Van Hai, 54, divonis pada Kamis (1/2) kemarin di pengadilan yang hanya dilangsungkan sehari di Ho Chi Minh. Dia juga divonis dua tahun masa percobaan. Demikian dilaporkan surat kabar Thanh Nien yang dikutip NAM, Jumat (2/2/2018).
Dia dituduh menulis dan mengirim tiga lusin artikel di halaman blog dan Facebook-nya yang mencoreng dan memfitnah para pemimpin negara tersebut. Hai telah menulis blog dengan nama BS Ho Hai atau Doctor Ho Hai dan ditangkap pada bulan November 2016 lalu.
Selain dokter Ho, tujuh orang lain juga ditangkap dan dipenjara sejak akhir Desember lalu dengan tuduhan yang sama. Kelompok hak asasi manusia internasional dan beberapa pemerintah Barat mengkritik Vietnam karena menghukum mereka yang dengan damai mengekspresikan pandangan mereka. Hanoi berpendapat bahwa hanya pelanggar hukum yang dihukum.





