KSPI Ungkap Tren Kasus Corona di Pabrik Meningkat, Puluhan Ribu Buruh Terinfeksi

Ilustrasi Gubernur Ridwan Kamil saat meninjau produksi di pabrik masker

JAKARTA – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menyebut terjadi penyebaran penyakit covid-19 (virus corona) di klaster pabrik dan klaster keluarga buruh, dan jumlah positif sudah mencapai puluhan ribu.

Presiden KSPI Said Iqbal mengungkapkan transmisi virus corona sudah sampai ke perusahaan multinasional di sektor otomotif dan elektronik serta turunannya, juga perusahaan padat karya, seperti industri tekstil, garmen, dan sepatu.

Namun, ia tak menyebut perusahaan mana saja yang dimaksudnya. Data dan nama perusahaan, lanjutnya, sedang dihimpun KSPI.

“Laporan yang kami terima firm puluhan orang sudah meninggal anggota dan pengurus KSPI. Itu yang tercatat, yang tidak tercatat tentu akan ditelusuri lagi,” jelasnya pada konferensi pers secara virtual, Senin (28/12/2020).

Lebih lanjut, ia menyebut penyebaran virus corona terjadi karena protokol kesehatan di area pabrik terbilang longgar. Ia menyebut terjadi kerumuman di beberapa lokasi, seperti kantin pabrik, masjid atau musholla pabrik, dan tempat parkir.

Selain itu, dalam proses produksi pun jagajarak (physical distancing) praktis diabaikan. Hanya praktik memakai masker saja yang masih dilaksanakan.

Said melanjutkan bahwa angka kematian dan positif covid-19 di kalangan buruh meningkat tajam, khususnya di daerah industri, seperti Bogor, Tangerang, Serang, Bekasi, dan Sidoarjo, Jawa Timur.

“Tren sama meningkat seiring meningkatnya tren positif covid-19 di Indonesia,” jelasnya, dikutip CNNIndonesia.

Advertisement