SOLO – Siswa siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Solo memiliki kepedulian sosial yang tinggi dimana setiap hari Jumat mereka membagikan sembako bagi warga yang tak mampu dari hasil uang saku yang mereka kumpulkan.
Pembagian paket sembako untuk kaum dhuafa yang diserahkan para siswa MAN 2 Solo itu adalah salah satu bagian dari gerakan pelajar cinta sedekah, mereka menamakan dirinya sebagai Ikatan Pelajar Sangat Senang Sedekah (IPS3).
“Kegiatan ini mereka lakukan sudah sekitar enam bulan lalu. Yang diberikan pun setiap Jumat bukan hanya nasi. Kadang minyak, kadang telor dan beberapa kebutuhan pokok yang dibutuhkan masyarakat kurang mampu,” kata Joko Santoso, guru pembina kegiatan tersebut, seperti dilansir Solopos, Senin 98/5/2017).
Menurut Joko, kelompok pelajar yang semula hanya berasal dari satu kelas, yaitu jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) 3 akhirnya menginspirasi sejumlah siswa lainnya. Sehingga dalam perkembangannya, kelompok pelajar yang peduli kaum duafa itu menamakan kelompok mereka Ikatan Pelajar Sangat Senang Sedekah disingkat IPS3.
Gerakan cinta sedekah itu juga tak luput dari dorongan para guru yang awalnya mengusulkan iuran rutin untuk disedekahkan.
Gayung bersambut, para siswa menyambut gembira ajakan itu. Mereka menyisihkan uang saku mereka Rp500. Setelah seminggu ternyata terkumpul hingga Rp150.000 sampai Rp200.000. uang itu kemudian dibelikan sembako seperti telur, terkadang juga nasi kotak, atau bahkan bubur kacang hijau, snack box dan lain-lain.
“Lalu setiap hari Jumat kami bagikan dengan niat sedekah kepada tukang sapu, abang becak, penjual sayur, loper koran, pembantu rumah tangga, pengantar sekolah dan lain-lain. Semoga kegiatan semacam ini akan terus berkembang dengan baik dan menginspirasi banyak pelajar lainnya,” kata Joko.





