Lebih dari 10 Sekolah di Jaktim Terancam Kebanjiran

Ilustrasi Banjir di Gg Anwar Jalan Jatinegara Barat,Jakarta Timur/ Foto : KBK

Jakarta- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan curah hujan tinggi di Jakarta terjadi akhir Desember sampai Februari 2016 mendatang. Saat itensitas hujan tinggi, beberapa sekolah di Jakarta terancam kebanjiran.

Suku Dinas Pendidikan Jakarta Timur wilayah 2 memiliki data, bahwa lebih dari 10 sekolah di Jakarta Timur berada di titik rawan banjir.

Kasudin Pendidikan Jakarta Timur wilayah 2 Ungkadi mengatakan, ke-11 sekolah yang berada di titik rawan banjir adalh SDN Cililitan 03, SDN Cawang 03, SDN Batu Ampar 05, SDN Cipinang Melayu 09 dan 10. Kemudian SMAN 113, SMAN 9, SMAN 99, dan SMPN 257 Ciracas, SMPN 49 Kramatjati, serta SMPN 126 Kramatjati.

“Rata-rata sekolah yang rawan banjir ini berada di daerah cekungan dan saluran airnya sempit. Sehingga saat hujan air menggenang ke sekolah-sekolah tersebut,” katanya di Jakarta, Sabtu (21/11) seperti diberitakan Sindonews.

Salah satunya adalah SDN Batu Ampar 05, karena kata Ungkadi, posisinya di daerah cekungan dan dikelilingi rawa.

Selain itu, SMAN 113 Lubang Buaya kerap menjadi langganan banjir karena saluran air warga mengalir ke dalam lingkungan sekolah.

Ironisnya saluran air di areal sekolah dan pemukiman warga juga sempit. Sehingga hujan deras air menggenangi 10 ruang kelas yang ada.

“Untuk mencegah adanya hal yang tak diinginkan, kami akan terus memonitor seluruh sekolah rawan banjir,” tuturnya.

Sehingga, lanjut Ungkadi, terjadi genangan langsung mengambil tindakan lebih dini

Advertisement