Lima Rumah di Sigi Rusak Berat akibat Dihantam Banjir Bandang

Ilustrasi Banjir bandang di Sigi/ BPBD Kabupaten Sigi

SIGI – Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu Andrias Hendrik Johanes mengatakan lima rumah warga di Sigi rusak berat akibat banjir bandang yang menerjang pada Minggu malam.

Sementara warga korban banjir bandang di Sigi sebanyak  179 jiwa. “Dari hasil asesmen tim kami di lapangan, sekitar 57 kepala keluarga (KK) terdampak banjir di Dusun I dan IV. Banjir membawa material lumpur dan potongan kayu dan batu,” katanya di Palu, Senin.

Ia menjelaskan banjir bandang Sigi dan sekitarnya pada Minggu (29/8) malam
terjadi dipicu hujan lebat yang mengguyur wilayah itu mengakibatkan air sungai di desa setempat meluap hingga membawa material lumpur dan potongan kayu besar serta bebatuan hingga ke pemukiman warga.

“Meskipun tidak ada korban jiwa, namun kami tetap berpartisipasi sebagai mana laporan warga yang kami terima,” katanya.

Ia memaparkan pada operasi SAR ini tim Basarnas dibantu lima personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sigi, lalu dua personel Polsek setempat, empat personel SAR Maritim, dua personel SAR Pramuka dan dua relawan Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Sigi serta warga setempat.

“Mereka tergabung dalam tim SAR gabungan. Setelah warga di evakuasi ke tempat yang aman dan situasi mulai kondusif, maka operasi SAR kali ini dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang membantu di kembalikan ke kesatuan masing-masing,” kata Andrias, dikutip Antara.

Advertisement