LONDON – Perdana Menteri Inggris Boris Johnson akan memperketat kebijakan pembatasan pergerakan dan lockdown karena angka penularan virus corona (Covid-19) masih naik.
“Kami tidak akan melakukan apa pun yang akan memicu risiko gelombang kedua penularan corona. Kami akan melangkah maju dengan sangat hati-hati,” kata Johnson dalam rapat kabinet menurut juru bicaranya, James Slack.
Rencana pengetatan itu akan diumumkan Johnson pada akhir minggu ini, setelah sebelumnya sebagian warga Inggris menyangka Johnson akan benar-benar melonggarkan bahkan mencabut aturan lockdown di Inggris.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab membantah pemberitaan media terkait pelonggaran lockdown. Ia berkeras bahwa pembatasan akan tetap berlaku sampai pemerintah mencabutnya.





