Longsor di Purwakarta Ancam Jalur Kereta

Ilustrasi rel kereta terancam longsor di Sukabumi/ Tribun

PURWAKARTA – Longsor melanda jalan penghubung antar desa di Desa Mekar Galih, Kecamatan Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, yang  merupakan tanah timbunan milik PT KAI, dari sisa pembangunan jalur rel kereta api.

Longsoran tersebut mencapai 100 meter, dengan kedalaman tanah mencapai dua hingga lima meter.

“Pertama disebabkan karena hujan, yang kedua di bawah jalan ini banyak air jadi tanah labil. Panjangnya lebih dari seratus meter sepertinya,” katanya, Minggu (12/3/2017).

Longsor terjadi di sekitar lintasan rel kereta api menuju jalur selatan di kilometer 110. Bahkan saat ini penurunan tanah di jalur rel sudah terjadi hingga 30 centimeter.

Salah seorang petugas KAI, Komas mengungkapkan akibat adanya longsor dan tanah di bagian bawah otomatis sudah berdampak pada tanah di jalur rel kereta api. “Waktu pertama sampai 90 centimeter dan sekarang sudah 30 centimeter,” katanya, seperti dilansir merdeka.com, Senin (13/3/2017).

Sebagai antisipasi agar kondisi rel tidak tergerus longsor, saat ini berbagai upaya dilakukan para pekerja. Di antaranya dengan membangun tanggul penahan longsor dari batu split dan juga karung yang berisi tanah.

“Kalau jalur tidak sampai ditutup, paling menggunakan semboyan 2C, maksudnya batas atas kecepatannya 5 kilometer per jam,” kata Komas.

Advertisement