PONOROGO – Sudah dua minggu lebih sejak kejadian longsor yang menimpa Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Ponorog, Jawa Timur, hingga kini sebanyak 431 orang masih mengungsi.
Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), data pengungsi tetap sebanyak 431 orang, terdiri dari 394 jiwa dan 37 balita.
Ditambahkannya, mereka mengungsi di tempat yang tersebar. Di antaranya, tenda BPBD dekat Polindes 60 orang, rumah milik warga RT04/RW04 sebanyak 17 orang, rumah warga RT 03/RW 05 sebanyak 16 orang, rumah warga RT 02/RW 05 berjumlah 109 oranghingga rumah BPBD di SDN Dayakan 2 sebanyak 92 orang.
Saat ini, kata Sutopo, juga telah hadir tim dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) di lokasi bencana. Kehadiran tim ini untuk menyelidiki tanah retak di Banaran.
“Mereka bertugas melaksanakan perumusan kebijaksanaan, standardisasi, bimbingan teknis dan evaluasi bidang vulkanologi dan mitigasi bencana alam geologi dari bandung untuk menyelidiki pergerakan tanah retak,” ujarnya, dilansir Republika, Senin (17/4/2017).





