TASIKMALAYA – Bencana tanah tebing longsor mengganggu akses jalur antarkabupaten di Cineam, Tasikmalaya, menuju Kabupaten Pangandaran lintas selatan, Jawa Barat.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tasikmalaya Kurnia Trisna mengatakan tanah tebing yang longsor terjadi pada Rabu dini hari, setelah dilanda hujan deras sejak Selasa (2/5).
Ia mengatakan hujan deras mengguyur wilayah Tasikmalaya menyebabkan tembok penahan tanah tebing ambruk di Jalan Cineam-Singkup KM14, Desa Cisarua, yang menghubungkan dengan Kabupaten Pangandaran, dan longsor juga mengancam bahaya satu bangunan rumah warga.
Menurut dia, selain karena hujan deras, longsor disebabkan tembok penahan tanah tebing yang sudah lama, dan sebelumnya juga sudah ada retakan sehingga tidak kuat menahan beban tanah yang akhirnya terjadi longsor.
Ia menyampaikan, sebagaimana dilansir Antara, longsoran tanah tebing yang menimpa badan jalan itu diperkirakan sepanjang 40 meter, dan tinggi sekitar 8 meter sehingga kendaraan roda empat tidak bisa melewati jalur itu, dan harus menggunakan jalur alternatif lainnya.
Upaya BPBD Tasikmalaya saat ini, kata dia, sudah menerjunkan sejumlah personel ke lapangan dilengkapi dengan peralatan untuk membersihkan material longsoran tanah agar jalan bisa kembali dilewati kendaraan dari kedua arah.
Ia mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dengan ancaman bencana alam karena saat ini wilayah Kabupaten Tasikmalaya masih memiliki potensi turun hujan dengan intensitas tinggi.





