
RAKHINE (KBK) – Ekstremis Rakhine membakar sebuah masjid kuno di Desa Zay Di Pyin, Kotapraja Rathedaung beberapa jam yang lalu dan menghancurkan masjid dari dalam.
Menurut laporan rvisiontv.com, polisi Myanmar juga ada ketika pemuda Rakhine itu membakar masjid, namun mereka tidak melakukan tindakan apapun. Mereka menyaksikan ekstremis Rakhine mengintensifkan situasi dan mencoba menyerang orang.
“Kami di sini benar-benar khawatir “, kata seorang pria dari Desa Rohingya di Rathedaung seperti dilaporkan rvisiontv.com, Rabu (26/4/2017).
Seperti dilaporkan sebelumnya, puluhan pemuda Rakhine, penduduk setempat, menerobos masuk ke masjid di desa ‘Zaydi Pyin’ di Rathedaung dan membakarnya pada sekitar pukul 9.30 (waktu setempat), pada tanggal 25 April.
Saat api mulai terjadi, sebagian Muslim Rohingya setempat bergegas ke tempat kejadian dan memadamkan api. Namun ratusan ekstrimis Rakhine berkumpul di tempat itu dan telah mengepung masjid dan menghalangiorang-orang yang memadamkan api.
“Beberapa penduduk desa memadamkan api dan menyelamatkan masjid agar tidak terbakar habis. Namun, Ekstrimis Rakhine mengepung mereka di masjid. Mereka menyerang orang-orang Rohingya,” tulis laporan itu.
Masjid Kuno tersebut didirikan tahun 1892.




