JEPANG – Kasus corona meningkat kembali di Jepang dan memasuki fase gelombang ketiga, sehingga Pemerintah Jepang berencana memberlakukan status darurat.
Rencananya status darurat akan diberlakukan di ibu kota Tokyo dan tiga prefektur lain yakni Chiba, Saitama, dan Kanagawa.
“Pemerintah pusat akan mempertimbangkan untuk mengeluarkan keadaan darurat [corona]. Jika perlu, kami tidak akan ragu untuk mengirimkan staf medis dari Pasukan Bela Diri,” kata Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga, dilansir AFP.
Suga juga menegaskan untuk memprioritaskan langkah-langkah untuk mengurangi risiko infeksi corona dari minuman dan makanan.
Pada Minggu (3/1/2020), jepang mencatat 3.150 kasus baru dan penambahan 51 kematian, sehingga total kasus secara nasional menjadi 244.559 dan 3.612 korban jiwa.





