TRENGGALEK – Mengenyam pendidikan hingga tinggi adalah impian setiap orang, termasuk Dio Eka Saputra, siswa kelas VI, SDN 1 Senden, Trenggalek, Jawa Timur.
Dio merupakan anak yang menderita lumpuh sejak tujuh tahun lalu atau ia menginjak bangku Taman Kanak-kanak (TK). Namun kelumpuhan tersebut tak membuatnya berhenti bersekolah di Sekolah Dasar.
Dengan dukungan penuh dari sang keluarga, Dio yang tak dapat berdiri dan hanya mampu duduk dan tidur saja tetap bersekolah dengan digendong sang ibu, Yuli Asfianingsih yang selalu setia mengantar Dio setiap pagi dan menjemputnya setiap siang.
Cacat permanen yang dideritanya diakibat kerusakan saraf dan otot kaki yang melemah (Guillain-barre syndrome/GBS) sejak setahun terakhir sehingga harus digendong untuk pulang dan pergi sekolah.
Kini, Dio yang sudah duduk di bangku kelas enam mengaku sebenarnya ingin melanjutkan sekolah ke SMP, tapi ia mengaku malu dengan kondisinya, seperti diungkapkan Dio kepada metrotvnews. Meski demikian, sang ibu dan keluarga tak pernah pesimis dan terus memperjuangkan kesembuhan anaknya tersebut, sehingga Dio kelak bisa menuntut ilmu setinggi-tingginya.





