Menkes: Belum Ada Indikasi Kenaikan Kasus Covid-19 Pasca Lebaran

JAKARTA – Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin mengatakan hingga kini belum ada indikasi kenaikan kasus Covid-19 usai libur Lebaran.

“Sampai sekarang kami belum lihat adanya kenaikan kasus. Kalau ditanya apakah akan ada atau tidak? Feeling saya ada, karena kan mobilitasnya tinggi, tetapi selama masih di bawah threshold positivity rate 5 persen, dan kita juga monitor production rate-nya yang sekarang sudah 1 atau sedikit di bawah 1, harusnya ini masih terkendali,” ujarnya dalam Konferensi Pers secara daring, Selasa (17/5/2022).

Budi menuturkan, sebagaimana dilansir Republika.co.id, berdasarkan pengalaman lonjakan kasus, kenaikan baru akan mulai terjadi 27-34 hari setelah hari raya. Oleh karenanya, ia meminta semua pihak  bersabar dan menunggu sampai akhir bulan ini untuk memastikan apakah akan ada kenaikan kasus Covid-19 usai Lebaran atau tidak.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah memutuskan untuk melonggarkan kebijakan pemakaian masker. Presiden Joko Widodo mengatakan, masyarakat sedang beraktivitas di luar ruangan atau di area terbuka yang tidak padat orang diperbolehkan untuk tidak menggunakan masker.

” Namun untuk kegiatan di ruangan tertutup dan transportasi publik tetap harus menggunakan masker,” ujar Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam pernyataannya di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (17/5/2022).

Namun, Presiden meminta masyarakat kategori rentan maupun yang bergejala batuk dan pilek untuk tetap mengenakan masker saat beraktivitas. “Bagi masyarakat yang masuk kategori rentan, lansia atau memiliki penyakit komorbid, maka saya tetap menyarankan untuk menggunakan masker saat beraktivitas. Demikian juga bagi masyarakat yang mengalami gejala batuk dan pilek maka tetap harus menggunakan masker ketika melakukan aktivitas,” ujarnya.

 

Advertisement