BLITAR – Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa menangis disambut Salawat Nariyah di Pondok Pesantren Bustanul Muta’allimin, Kota Blitar, Jawa Timur, Jumat (21/10/2016) malam.
Ternyata Khofifah teringat gurunya yang senang membaca Salawat Nariyah, sehingga ia menitikan air mata saat menyempatkan diri menghadiri Parade Salawat Nariyah Satu Miliar peringatan Hari Santri di Ponpes Bustanul Muta’allimin Al Salafi.
Dia tak sempat menyebut siapa sang guru yang dimaksudnya itu. “Guru saya sangat gemar membaca dan mendengar kalimat pujian kepada Rasulullah Muhammad SAW,” ungkapnya.
Tiap mengikuti kegiatan membaca Salawat Nabi bersama-sama, sang guru kerap tak sadarkan diri. “Ketika bacaan salawat masuk tahap Mahallul Qiyaam (bacaan salawat sambil berdiri untuk menghormati ‘hadirnya’ Kekasih Allah), guru saya itu selalu pingsan. Sembilan kali Mahallul Qiyaam, sembilan kali pula guru saya pingsan,” kenang Khofifah, dikutip dari merdeka.com.
Sementara itu dalam kunjungan kerjanya di Jawa Timur kali ini, Khofifah juga menghadiri peluncuran layanan e-Warung KUBE-PKH Koperasi Masyarakat Indonesia Sejahtera (KMIS), penyaluran bantuan sosial dan subsidi serta bantuan kompensasi eks Timor Timur di Batu, Malam, Kota Blitar dan di Kampung Coklat, Kabupaten Blitar.





