spot_img

Merawat Kesehatan Gigi dan Mulut Sedari Kecil

KESEHATAN gigi dan mulut anak sejak dini sangatlah penting, membentuk kebiasaan anak agar merawat gigi dan mulutnya bukan merupakan tanggung jawab orang tua saja. Anak harus dididik agar peduli dengan kesehatan gigi dan mulutnya, karena kualitas kesehatan gigi dan mulut kelak mempengaruhi tumbuh kembang si anak di kemudian hari hingga dewasa nantinya.

Kita juga tentu mafhum dengan istilah mencegah jauh lebih baik daripada mengobati. Nah apabila gigi anak tidak diperhatikan perawatannya hingga akhirnya menyebabkan kerusakan gigi, seperti karies dan berlubang, dan sudah tentu akan memengaruhi kesehatan giginya nanti.

anak-anak sedang dilakukan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut. foto: DDP
Anak-anak sedang dilakukan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut. foto: DDP

Nah, acara menjaga kesehatan gigi dan mulut ini merupakan bentuk edukasi CSR yang diselengarakan oleh salah satu perusahaan leasing yang sudah ada di banyak cabang di Indonesia. Jangan tunggu sampai sakit gigi dahulu baru berobat, yuk kita tingkatkan kesadaran untuk rutin menjaga gigi dan mulut.

Anak-anak sedang menggosok gigi guna menjaga kesehatan gigi dan mulut. foto: DDP

Karena dengan membiarkan gigi rusak pada anak, dampaknya pada pencernaan bisa ikut terganggu. Sebab, jika ada gigi berlubang, makanan tidak akan dikunyah dengan baik oleh anak. Selain itu gigi susu bermasalah dapat membuat gigi permanen tumbuh tidak rapi atau berantakan lho.

Dari dari Kemenkes 2022 disebutkan 94,9% masyarakat perkotaan tidak pernah ke dokter gigi dalam setahun terakhir. Persebaran dokter gigi yang belum merata serta faktor biaya juga menjadi hambatan bagi masyarakat untuk rutin berkonsultasi ke dokter gigi.

Akibatnya, dari 57% masyarakat yang mengalami permasalahan gigi dan mulut, hanya 10,2% yang berkunjung ke dokter gigi itu pun umumnya karena sudah merasa sangat kesakitan.

Anak-anak sedang menggosok gigi guna menjaga kesehatan gigi dan mulut. foto: DDP

Seperti disebutkan oleh Menteri Kesehatan Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin yang menyebutkan masalah kesehatan gigi dan mulut di Indonesia terbilang masih sangat tinggi untuk dewasa. Beberapa faktor penyebabnya antara lain kurangnya kesadaran, rasa enggan, dan kesulitan akses ke tenaga profesional.

Yuk kita terus menjaga kesehatan gigi dan mulut agar membuka harapan untuk mencapai target Indonesia Bebas Karies 2030.

spot_img

Related Articles

spot_img

Latest Articles