RIAU – Lima titik panas yang mengindikasikan adanya kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau, terdeteksi pada Selasa (14/3/2017), dan terpantau dengan satelit Terra dan Aqua.
Kepala BMKG Pekanbaru, Sugarin mengatakan, “Lima titik panas dengan tingkat kepercayaan di atas 50 persen terpantau di Indragiri Hilir, Pelalawan, dan Siak,” katanya di Pekanbaru.
Ia menjelaskan di Indragiri Hilir, dua titik panas terpantau di Kecamatan Enok dan Kecamatan Tembilahan. Sementara di Pelalawan, dua titik panas menyebar di Kecamatan Kuala Kampar. Satu titik panas lainnya terpantau di Kabupaten Siak tepatnya di Kecamatan Siak Sri Indrapura.
Sugarin menjelaskan, dari seluruh titik panas yang terpantau hari ini tidak ada yang dipastikan sebagai titik api, atau indikasi kuat adanya kebakaran hutan dan lahan dengan tingkat kepercayaan di atas 70 persen.
“Titik api nihil, jadi perlu pemeriksaan langsung ke lapangan untuk memastikan indikasi adanya kebakaran,” tutur Sugarin.
BMKG mendeteksi Keberadaan titik panas di Riau selama sepekan hari terakhir. Sebelumnya pada Jumat-Sabtu, 10-11 Maret 2017, titik panas juga terpantau di Pelalawan dan Siak.
Padahal saat ini lima kabupaten di Riau, termasuk Pelalawan terendam banjir. Hanya saja, banjir di Pelalawan tidak terjadi di Kecamatan Kuala Kampar.




