RABAT – Maroko mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Senin (12/6/2017) bahwa mereka akan mengirim pesawat yang penuh dengan makanan ke Qatar, sesuai dengan ajaran agama Islam untuk saling membantu, terutama pada bulan Ramadan.
“Keputusan tersebut sejalan dengan ajaran agama Islam dan apa yang dibutuhkan solidaritas antara orang-orang Muslim, terutama pada bulan Ramadhan,” kata Kementerian Luar Negeri dalam sebuah pernyataan, yang dikutip Xinhua.
Keputusan tersebut ditegaskan tidak ada kaitannya dengan aspek politik saat ini antara Qatar dan negara saudara lainnya.
Pada hari Minggu, kementerian tersebut mengatakan dalam sebuah pernyataan terpisah bahwa pihaknya siap untuk menengahi krisis diplomatik yang sedang berlangsung antara negara-negara Teluk.
Sejak pecahnya krisis tersebut, Raja Mohammed VI dari Maroko telah mempertahankan kontak yang erat dan permanen dengan pihak-pihak terkait, ditambahkan pernyataan tersebut.
Diketahui Arab Saudi sebagai pemasok makanan terbesar ke Qatar telah memutus hubungan karena menuduh Qatar mendukung gerakan terorisme.





