NEW YORK—Negara-negara anggota PBB meneguhkan komitmen mereka untuk melindungi hak-hak pengungsi dan migran. Komitmen ini tertuang dalam Deklarasi New York untuk Pengungsi dan Migran di sela-sela Sidang Tahunan PBB di New York, Senin (19/9) waktu setempat. Para pemimpin dunia sepakat untuk berbagi peran dan tanggung jawab dalam mengatasi permasalahan pengungsi dan migran.
Sekjen PBB, Ban Ki-moon mengapresiasi langkah maju yang dicapai dalam pertemuan ini. “Pertemuan puncak hari ini merupakan terobosan dalam upaya bersama kita untuk mengatasi tantangan arus migrasi manusia,” ujarnya dalam siaran pers yang diakses KBK, Selasa (20/9/2016).
Ia menambahkan, penerapan Deklarasi New York akan membawa dampak, “lebih banyak anak yang dapat sekolah; lebih banyak pekerja yang mendapatkan rasa aman dan mencari pekerjaan di luar negeri, dan lebih banyak orang akan memiliki pilihan apakah akan tetap pindah setelah konflik berakhir, atau mempertahankan peluang perdamaian dan peningkatan di negara mereka sendiri.”
Sementara itu, Presiden Majelis Umum PBB, Peter Thomson, meyakinkan dirinya akan terus mendesak semua negara anggota agar mempertahankan komitmen tinggi mereka.




