TEL AVIV – Perdana Menteri Benjamin Netanyah didakwa tuduhan korupsi dengan tiga skandal termasuk menerima suap, penipuan, dan pelanggaran kepercayaan.
Jaksa Agung Israel Avichai Mandelblit mengungkapkan dakwaan tersebut disampaikan setelah melalui proses investigasi selama tiga tahun.
“Ini bukan masalah kanan atau kiri, ini adalah kewajiban yang dibebankan pada kita, orang-orang penegak hukum dan saya pribadi yang memimpin lembaga kejaksaan,” ungkap Mandelblit.
Surat dakwaan yang dibacakannya, sebagaimana dilansir AP, mencatat Netanyahu menerima ratusan ribu dolar sampanye dan cerutu dari miliarder Arnon Milchan dan James Packer yang diperkirakan senilai US$200 ribu.
Tuduhan lainnya yakni ‘Kasus 4000’ yang membuat Netanyahu menggunakan kekuatannya untuk meloloskan peraturan bagi bisnis telekomunikasi milik Shaul Elovitch. Sebagai imbalannya, Netanyahu mendapat pemberitaan positif di situs berita Bezeq.
Dakwaan tersebut tidak mengharuskan Netanyahu untuk mengundurkan diri dari jabatannya. Namun secara signifikan akan melemahkan citranya untuk menjadi perdana menteri dalam tiga periode berturut-turut dalam pemilihan yang berlangsung tahun depan.





