NEW YORK – Walikota New York meluncurkan kampanye publik untuk melawan Islamofobia pada Senin (26/9/2016). Ia menekankan kesetaraan hak ratusan ribu muslim di kota itu.
Kampanye yang diluncurkan menyusul serangan bom Manhattan yang dituduhkan pada seorang pria Amerika keturunan Afghanistan itu awalnya menggunakan media sosial untuk menyebarkan pesan dengan tagar #IAmMuslimNYC (saya muslim di NYC).
“Sekarang, lebih dari sebelumnya, penting bagi setiap warga New York untuk bersatu sebagai satu kota dan menolak kebencian serta kekerasan,” kata Wali Kota New York Bill de Blasio sebagaimana dikutip AFP.
“Kami tidak akan menoleransi diskriminasi atau kekerasan apa pun dan kami tidak akan berhenti sampai semua warga New York, termasuk saudara muslim kami, diperlakukan dengan kehormatan yang patut mereka terima.”
Dikutip dari Antara, kampanye itu dimulai pada Selasa, (27/9/2016), 10 hari setelah tersangka Ahmad Khan Rahami meledakkan sebuah bom di Chelsea, Manhattan, dan melukai 29 orang.




