Operasi Afrin Tewaskan 280 Warga Sipil

Ilustrasi lembaga pemantau HAM untuk Suriah mengatakan 280 warga sipil tewas dalam Operasi Afrin dan Turki membantahnya/ AFP
SURIAH – Lembaga pemantau Hak Asasi Manusia untuk Suriah, sebuah monitor perang yang berbasis di Inggris, mengatakan bahwa lebih dari 280 warga sipil telah terbunuh sejak kampanye Turki di Afrin dimulai pada 20 Januari.

AFP melaporkan, namun Ankara membantah laporan tersebut dan mengatakan bahwa pihaknya memperhatikan penuh untuk menghindari korban sipil.

Lembaga tersebut mengatakan pada hari Minggu bahwa lebih dari 1.500 pejuang Kurdi telah terbunuh sejak dimulainya serangan tersebut, kebanyakan dari mereka melakukan serangan udara dan tembakan artileri.

Lebih dari 400 pemberontak pro-Ankara juga telah terbunuh, dimana Militer Turki mengatakan 46 tentara Turki telah tewas.

Turki melihat YPG sebagai cabang “teroris” dari Partai Pekerja Kurdistan yang dilarang (PKK), yang telah melakukan pemberontakan selama beberapa dekade melawan negara Turki.

Namun milisi Kurdi juga telah membentuk tulang punggung aliansi yang didukung AS yang berhasil mengusir kelompok jihad Islam dari sebagian besar wilayah Suriah.

Advertisement