
PAKISTAN – Militer Pakistan pada hari Minggu (7/5/2017) mengatakan telah membunuh lebih dari 50 tentara Afghanistan dalam bentrokan di sebuah perbatasan besar yang melintas dua hari sebelumnya, dan klaim tersebut segera ditolak oleh Kabul.
Pertempuran berlangsung pada Jumat di perbatasan Chaman yang membagi provinsi Pakistan barat daya Balochistan dan Kandahar selatan Afghanistan.
Sedikitnya delapan warga sipil tewas. Pada hari Minggu, pasukan Pakistan meningkatkan retorika mereka dengan mengatakan pasukan Afghanistan telah mengalami kerugian dramatis.
“Kami tidak senang memberi tahu Anda bahwa lima pos pemeriksaan Afghanistan hancur total – lebih dari 50 tentara mereka terbunuh dan di atas 100 orang terluka,” ujar Mayor Jenderal Nadim Ahmad, kepala Korps Perbatasan paramiliter mengatakan kepada wartawan, seperti diberitakan AFP.
“Kami tidak senang atas kerugian mereka tapi kami terpaksa membalas,” katanya, menambahkan dua tentara Pakistan tewas dan sembilan terluka dalam insiden tersebut.
Tetapi Kabul dengan cepat membantah klaim tersebut. “Sebuah klaim yang sangat salah oleh sebuah Pakistan Frontier Corp bahwa sebanyak 50 tentara Afghanistan kehilangan nyawa mereka dalam pembalasan, Benar-benar ditolak, ” kicau Sediq Sediqqi, juru bicara pemerintah melalui akun twitternya.
Kedua negara tersebut diketahui bentrok, dan Afghanistan telah lama menuduh Pakistan mensponsori Taliban Afghanistan. Pakistan juga menuduh Afghanistan menyimpan militan yang melakukan serangan di wilayahnya.




