Pasca Banjir, 93 Hektar Padi di Sampang Gagal Panen

Ilustrasi/PikiranRakyat.com

SAMPANG- Banjir yang merendam Sampang beberapa waktu lalu menyebabkan ribuan hektar sawah terendam. Akibatnya sekitar 93 hektar lahan padi gagal panen.

“Setelah dilakukan survey pasca genangan banjir, ada sekitar 93 hektar tanaman padi yang mulai membusuk sebelum masa panin,” kata Plt Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Sampang Syamsul Hidayat melalui Kabid Teknis Suyono Seperti diberitakan BeritaJatim.com, Kamis (10/3/2016).

Dikatakan Suyono, survey tersebut dilakukan terhadap lahan pertanian yang terendam banjir di tiga kecamatan, yaitu Jrengik, Kedungdung dan Kota. Dari hasil survey, ternyata di kota Sampang paling banyak padi yang membusuk.

“Hanya wilayah Kota Saja yang tanaman padi banyak yang membusuk, sehingga dipastikan gagal panen,  untuk Jrengik dan Kedungdung aman,” ujarnya.

Suyono menambahkan kerugian yang ditaksir Rp.680 juta. “Umumnya satu hektar itu 40 kilogram benih. Jadi tinggal menghitung kerugianya,” pungkasnya.

Advertisement