Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Kisahkan Diminta Pulang Walau Masih Positif

RS Darurat Wisma Atlet/ Media Indonesia

JAKARTA –  Salah seorang pasien yang dirawat di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat mengaku diminta pulang oleh pihak rumah sakit meskipun hasil tes swab PCR masih positif virus corona.

Pasien yang tidak ingin namanya dipublikasikan bercerita dirinya masuk Wisma Atlet 9 Juni 2021 setelah dinyatakan positif Covid berdasarkan hasil tes swab PCR di Puskesmas. Setelah menjalani perawatan beberapa hari, Tasya kembali ikut tes swab PCR pada Jumat (18/6/2021). Hasilnya masih positif Covid-19.5

Karena masih positif, dia diminta agar tetap di Wisma Atlet hingga Selasa (22/6/2021). Setelah itu, tanpa diminta kembali menjalani tes Covid-19, dia diminta pulang. Namun, dia menolak permintaan tersebut, sebab hasil tes swab PCR terakhir yang masih menyatakan ia positif.

“Saya enggak bisa pulang karena masih positif dan di rumah pun banyak anak kecil,” jelasnya, dikutip CNNIndonesia.

Hal tersebut juga dialami teman sekamarnya yang dipaksa untuk pulang walau hasil tes terakhir masih positif. Wisma Atlet beralasan temannya tersebut memiliki CT Value yang tinggi sehingga tidak bisa lagi menularkan Covid-19 meski masih positif.

CT Value sendiri adalah banyaknya jumlah siklus yang dihasilkan dalam mencari materi genetik virus dari sampel lendir atau hasil swab pasien COVID-19.

Semakin besar angka pada CT Value, maka semakin sedikit konsentrasi virus pada sampel tubuh pasien. Artinya, semakin tinggi CT Value, maka semakin rendah kemungkinan virus untuk menyebabkan infeksi.

Dia dan temannya lalu dikabarkan bahwa berkas-berkas mereka sudah diturunkan dan mendapat persetujuan dokter.

Dia mengatakan, saat ia diminta pulang petugas mengatakan bahwa rumah sakit Wisma Atlet sudah penuh. Sehingga, banyak pasien yang dipaksa pulang. Pihak Wisma Atlet mengklaim tindakan itu sesuai dengan aturan pemerintah.

Saat ini, Tasya sedang menjalani isolasi mandiri di rumahnya sembari menunggu hasil tes swab PCR nya keluar. Untuk berjaga-jaga, saat ke kamar mandi ia tetap mengenakan masker dan membawa desinfektan untuk menyemprot benda-benda yang ia sentuh.

 

Advertisement