RAMALLAH – Pasukan Israel menggunakan gas air mata untuk membubarkan demonstran yang berkumpul di luar penjara militer Ofer dekat Ramallah pada hari Rabu (21/2/2018) untuk mendukung seorang aktivis Palestina yang dipenjara.
Bentrokan terjadi ketika pasukan Israel mencoba membubarkan kerumunan dengan melemparkan tabung gas air mata langsung ke demonstran dengan menyemprotkan semprotan merica ke wajah mereka.
Dikutip AFP, dari laporan media lokal, pasukan Israel menahan tiga anak di bawah umur dan seorang wartawan selama bentrokan tersebut terjadi.
Pengunjuk rasa dengan bendera dan tanda-tanda menuntut pembebasan aktivis Palestina Munther Amira, kepala Komite Koordinasi Perjuangan Rakyat (PSCC) di Tepi Barat, yang ditangkap saat demonstrasi kembali pada bulan Desember.





