PBB Desak Pemberontak di Idlib Segera Keluar

Ilustrasi Serangan di Idlib, 8 September 2018/ Anadolu

SURIAH – Sebuah komisi PBB menyerukan pada kelompok pemberontak di provinsi Idlib Suriah untuk meninggalkan daerah perkotaan untuk melindungi warga sipil dari serangan rezim Assad.

SeruanĀ  itu muncul pada Rabu (12/9/2018) setelah utusan perdamaian PBB untuk Suriah, Staffan de Mistura, pekan lalu mengusulkan agar batas waktu ditetapkan bagi para pejuang di Idlib untuk mundur dari kota-kota yang akan diserang.

Badan-badan PBB dan organisasi-organisasi bantuan telah memperingatkan berulang kali bahwa setiap serangan besar di provinsi Idlib, yang berbatasan dengan Turki, dapat memicu salah satu bencana kemanusiaan terburuk dari perang tujuh tahun Suriah.

Komisi Penyelidikan PBB di Suriah menyerukan para pejuang jihad dan oposisi untuk meninggalkan daerah-daerah berpenduduk paling padat di kawasan itu di mana sekitar tiga juta orang hidup.

“Sebagian besar dari kelompok teroris dan kelompok bersenjata lainnya, mereka berada di kota-kota. Mungkin satu skenario yang luar biasa adalah: tinggalkan kota-kota,” kata kepala komisi Paulo Pinheiro, dikutip AFP.

Daerah Idlib dan sekitarnya sebagian besar dikendalikan oleh Hayat Tahrir al-Sham, sebuah aliansi yang dipimpin oleh bekas afiliasi Suriah Al-Qaeda, serta pemberontak saingan. HTS mengontrol ibukota provinsi kota Idlib.

 

Advertisement