YAMAN – Kepala Bidang Kemanusiaan PBB Mark Lowcock mengatakan Yaman dalam kondisi yang memprihatinkan dalam menghadapi Covid-19.
Negara yang terkoyak oleh perang dan krisis kemanusiaan yang memprihatinkan selama lima tahun terakhir, mengakibatkan Yaman berada di tepi jurang kehancuran, dan kini, corona menyebar di Yaman dengan “cepat dan luas” di seluruh negeri.
“Kami mendapat sejumlah laporan menyedihkan mengenai banyaknya orang yang mengalami demam tinggi dan kesulitan dalam bernafas ditolak dari beberapa fasilitas kesehatan baik yang penuh ataupun tidak mampu memberikan perawatan yang aman,” kata Kepala Bidang Kemanusiaan PBB Mark Lowcock dalam pertemuan virtual dengan beberapa pejabat organisasi lainnya, Kamis (28/5/2020).
“Amat disayangkan, orang-orang menderita dan sekarat di rumah.”
Para pejabat kesehatan setempat juga melaporkan puluhan warga yang tak dapat diidentifikasi meninggal per hari.
“Pandemi menyebar luas, menambah penyakit lainnya seperti kolera, demam berdarah dan chikungunya,” kata Adam al-Jaidi, seorang dokter yang bertugas di Badan Kesehatan Dunia (WHO) pada garis terdepan tanggap virus corona di barat daya Provinsi Taiz, dilansir VOA.
Al-Jaidi menyatakan para pejabat setempat tidak serius mengambil sejumlah langkah pencegahan dan beberapa pihak tetap terus bertikai, yang semakin memperumit situasi itu.





