Pedagang Kecil Rasakan Efek Demo 4 November

Bambang, penjual somai di sekitar Monas / KBK

JAKARTA (KBK) – Aksi demonstrasi 4 November yang dilakukan sejumlah ormas Islam di seputar Jalan Medan Merdeka, Jakarta memberikan keuntungan sendiri bagi Bambang (27). Penjaja somay itu merasa mendapat untung beliung jika terjadi kerumunan massa dalam jumlah banyak.

Ditemui ketika tengah melayani salah seorang pendemo, Bambang mengaku biasa menjajakan dagangannya di daerah Mampang, Jakarta Selatan. Namun kali ini ia sengaja menggeser posisinya ke kawasan Monas karena ia menangkap sinyal positif dan yakin bahwa dagangannya akan laris.

“Biasanya saya dapat 100 ribu, tapi kalau lagi ada demo seperti ini saya bisa dapat 250 ribu dan somay akan habis dalam waktu 1 jam,” ucap Bambang kepada KBK, Jumat (04/11/16).

Bagi Bambang adanya demonstrasi merupakan berkah tersendiri. “Yang penting selama dagang Satpol PP tidak melarang dan ganggu,” tambah Bambang.

Tak lama kemudian pria asli Cibitung, Bekasi ini segera menggowes kembali sepeda somaynya menembus deretan bus-bus pendemo yang terjebak macet guna mendapatkan posisi terbaik untuk berjualan.

Lain lagi dengan Akil (22) pedagang minuman dingin yang kerap mangkal dan berkeliling di sekitar Stasiun Gambir. Menurut Akil jika ada aksi unjuk rasa dangangannya justru sepi akibat pendemo yang sudah membawa perbekalan air minum, selain itu tak sedikit juga para simpatisan pendemo yang membagikan air mineral secara cuma-cuma.

“Kalau ada demo pendapatan saya kadang turun. Masih lebih baik di hari biasa. kalai demo cuma ramai orang tidak ramai pembeli,” Tutur Akil.

“Kalau lagi demo juga saya memilih berkeliling di jalanan yang tidak demo,” tambahnya.

Advertisement