Pekanbaru Kembali Diselimuti Kabut Asap, Jarak Pandang Dua Kilometer

ilustrasi kondisi udara di Riau pada saat karhutla merajalela/ KBK

PEKANBARU – Kota Pekanbaru, Provinsi Riau kembali diselimuti kabut asap, seiring dengan naiknya jumlah titik panas yang jadi indikasi awal kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sumatera yang menjadi 543.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru pada Jumat pagi satelit Terra dan Aqua mendeteksi kenaikan jumlah titik panas dibandingkan sehari sebelumnya. Pada Kamis sore (10/10), jumlah titik panas mencapai 405 sedangkan pada Jumat pagi naik menjadi 543 titik.

Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru, Sukisno, mengatakan jumlah titik panas di Provinsi Riau ada 15 titik. Lokasinya di Kabupaten Kuansing ada satu titik, Indragiri Hilir (Inhil) 4, dan Indragiri Hulu (Inhu) ada 10 titik panas.

“Kota Pekanbaru terpantau asap dengan jarak pandang dua kilometer,” katanya, dikutip Antara.

Karhutla juga masih terjadi di daerah pinggiran Pekanbaru seperti di daerah Air Hitam. Kemudian, kebakaran lahan gambut juga masih terjadi di daerah Rimbo Panjang Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar, yang berbatasan dengan Pekanbaru.

Namun, dua kebakaran lahan di lokasi tersebut tidak terpantau sebagai titik panas oleh satelit. Selama tiga hari terakhir, upaya pemadaman di Rimbo Panjang terus dilakukan dari darat dan udara menggunakan helikopter yang menjatuhkan bom air (water bombing).

 

Advertisement