Jakarta (KBK)-Memasuki pekan ketiga November , hujan dengan intensitas tinggi mulai terjadi di beberapa daerah. Sejumlah daerah di Jawa dan Sumatera mulai terjadi banjir.
Berkaitan dengan itu, pemerintah sudah menyiapkan upaya antisipasi bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah di Indonesia yang dikhawatirkan terjadi pada saat musim penghujan.
“Telah dipersiapkan Aksi Nasional Menghadapi Bencana Banjir dan Longsor Tahun 2015/2016,” kata Kepala Pusdatin dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam pesannya Selasa (17/11) malam.
Dia menjelaskan, beberapa waktu lalu Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) telah menggelar rapat koordinasi tingkat kementerian, lembaga dan kepala daerah untuk menanggulangi banjir dan longsor.
Strategi dilakukan antara lain memperkuat koordinasi antar kementerian/lembaga. Selain itu, sosialisasi akan dilakukan pada tingkat pusat dan daerah-daerah potensial berisiko banjir dan longsor oleh instansi terkait.
Pemerintah juga telah membuat perencanaan kontinjensi dan Penyusunan Rencana Aksi Terpadu Nasional yang lebih rinci.
Selain itu, pelatihan dan gladi lapangan dilaksanakan untuk melatih kesiapsiagaan dan gelar kemampuan aparat serta relawan penanggulangan bencana.
Sutopo menambahkan, banjir dan longsor adalah tipe bencana yang “slow on set”. Artinya terjadi secara perlahan dan dapat dideteksi sehingga kesiapsiagaan bisa dilakukan oleh semua pihak. “Untuk itu antisipasi menghadapi banjir dan longsor harus ditingkatkan,” katanya.





