Pemkab Lambat, Warga Pujiharjo Patungan Sewa Alat Berat Atasi Banjir

MALANG – Kepala Desa Pujiharjo, Hendik Arso mengatakan warga panik melihat banjir yang lebih besar pada Sabtu (17/9/2016) malam yang kemungkinan besar akan menimbulkan kerusakan rumah warga yang bertambah banyak.

“Banjir malam ini lebih besar dari hari kamis lalu. Luapan air dari sungai tundo sampai melompati jembatan. Hal ini terjadi karena dasar sungai dangkal dan tidak ada pengerukan sama sekali,” paparnya.

Hendik menjelaskan, sebenarnya ada alat berat back-ho (bego-red) di pinggir jembatan. Tapi sejak tadi pagi, alat berat milik Dinas Bina Marga Kabupaten Malang, hanya parkir saja di pinggir sungai dan tidak beroperasi atau melakukan pengerukan. Melihat banjir susulan malam ini, warga cukup kesal dan sempat melakukan saweran secara swadaya untuk menyewa alat berat.

“Masyarakat tadi sebenarnya cukup kesal. Sempat urunan untuk beli bronjong kawat penahan arus sungai dan nyewa alat berat. Karena memang tidak ada yang beroperasi meski ada bego di pinggir jembatan,” beber Hendik.

Lebih lanjut ia mengaku sudah menelepon Bupati Malang, Rendra Kresna terkait kondisi yang sebenarnya dikawasan bencana.

“Bupati kelihatanya marah. Karena saya ceritakan jika petugas yang datang dari BPBD dan PMI, hanya turun pada Hari Kamis saja. Untuk hari ini dan kemarin tidak kelihatan. Yang datang hari ini justru banyak relawan serta Dandim beserta anggotanya,” urai Hendik, seperti dilansir beritajatim.

Advertisement