JAKARTA – Pengungsi korban kebakaran di posko Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Utara berangsur berkurang pada hari ke empat pasca-peristiwa kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jumat (3/3/2023) lalu.
Pengurus posko pengungsian PMI Jakarta Utara, Triyono menyebut jumlah pengungsi di lokasi tersebut kini berjumlah 46 kepala keluarga (KK) atau 157 jiwa.
“Kita update ada 46 KK, 157 jiwa yang ada disini,” kata Triyono ketika ditemui di lokasi pengungsian, Selasa (7/3/2023).
Dijelaskannya, jumlah itu berkurang dibanding hari-hari sebelumnya yang berjumlah 52 kepala keluarga.
Jumlah pengungsi itu berkurang lantaran terdapat warga yang rumahnya tidak terdampak kebakaran diminta untuk pulang ke rumahnya masing-masing.
“Kita sudah berkoordinasi dengan pihak RT dan RW dan mereka ingin warganya kalau yang sudah bisa pulang ya pulang, dan kalau rumahnya yang masih terdampak sementara masih disini,” katanya.
Praktis dikatakan Triyono, pengungsi yang masih bertahan di posko merupakan warga yang rumahnya terdampak kebakaran Depo Plumpang.
“Iya betul (warga yang rumahnya terdampak), artinya emang diawal semua orang panik, ketika kebakaran semua orang mengungsi dong ya,” jelasnya.





