Penyakit Mulai Menyerang Korban Pengungsi Tanah Gerak di Ponorogo

ilustrasi/ BNPB

Ponorogo- Berbagai macam penyakit mulai menyerang pengungsi tanah gerak di Desa Talun, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo,Jawa Timur.

Diantara penyakit tersebut hipertensi, pegel linu, batuk pilek sampai gatal-gatal.
Penyakit itu mudah timbul lantaran lingkungan pengungsian tidak steril. Hanya berada di aula kantor Desa Talun. Keadaan yang sempit harus dibagi rata 39 KK sekaligus.

“Iya pengungsi mulai diserang sakit-sakitan. Banyak yang hipertensi. Ada juga yang sakit perut. Lingkungannya tak bersih dan memang kebanyakan tidak mau makan,” kata Kristin, Bidan Desa Talun kepada wartawan, Senin (21/11/2016) seperti dilaporkan Beritajatim.

Kristin mengatakan, saat ini mereka yang sakit diberi obat seadanya dari dirinya. Namun jika terlihat baru dilarikan ke Puskesmas terdekat.

“Sementara obat-obatan masih ada. Jika parah ya dibawa ke Puskesmas saja. Biar ada penanganan lebih lanjut,” tambahnya.

Diberitakan sebelumnya Fenomena tanah gerak kembali terjadi di Desa Talun Kecamatan Ngebel Kabupaten Ponorogo. Bahkan lebih parah karena dicampur dengan banjir lumpur.

Kini setidaknya 39 KK di Desa Talun terpaksa mengungsi di pos pengungsian kantor desa setempat. Pasalnya warga khawatir jika tidak segera mengungsi tempat tinggal mereka yang ada di lereng gunung wilis longsor dan menimpa rumah.

Warga mengaku sudah mengungsi ditenda pengungsian yang didirikan di halaman kantor sejak sepekan terakhir.

Advertisement