Penyerahan Eks Sandera Somalia pada Keluarga Diwarnai Tangis Haru

Penyerahan eks sandera Somalia kepada keluarga diwarnai tangis haru/ Foto; Metrotvnews

JAKARTA – Empat ABK WNI eks-sandera Somalia akhirnya sudah diserahkan langsung Menteri Luar Negeri Retno Marsudi ke keluarga masing-masing.

Penyerahan dilakukan di Ruang Pancasila Kemenlu, Senin (31/10/2016) dengan disambut isak tangis keluarga. Betapa tidak, sekitar empat setengah tahun, Sudirman, Elson, Supardi dan Ardi disekap oleh perompak di Somalia.

“Upaya pembebasan memang memakan waktu yang lama. Hal ini disebabkan kompleksitas situasi di Somalia dan sekitar Somalia. Instruksi pembebasan telah turun dari Presiden Joko Widodo sejak Januari 2015,” ujar Menlu Retno di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, saat penyerahan berlangsung.

Selama 1,5 tahun mereka berempat disekap di atas kapal. Setelah itu, tiga tahun sisanya mereka disekap di daratan. “Salah satu kendala yang kami alami di daratan adalah ada kelompok penyandera lainnya yang ingin mengambil alih empat WNI kita,” lanjut Menlu Retno.

Hal ini, ungkapnya, yang menyulitkan proses pembebasan yang memakan waktu cukup lama. Menurutnya, untuk pembebasan empat sandera ini dilakukan secara komprehensif, salah satunya adalah berkoordinasi dengan negara-negara asal sandera lainnya, seperti Vietnam dan Taiwan.

Kini Kemenlu juga memfasilitas empat WNI eks-sandera ini untuk mengunjungi keluarga Nasirin di Cirebon, salah satu ABK yang meninggal saat disandera.

“Mereka ingin berbelasungkawa langsung kepada keluarga Nasirin dan juga menyampaikan bahwa jenazah almarhum sudah dimakamkan secra syariah di sana,” tuturnya, seperti dilansir metrotvnews.

Empat ABK WNI ini disandera pada 2012 lalu di perairan Seychelles. Saat itu, mereka sedang menaiki kapal Naham 3 asal Taiwan yang dioperasikan perusahaan Oman.

Advertisement