Budapest-Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban mengecam kegagalan Uni Eropa dalam mengatasi krisis migrant.
“Kita tidak bisa membiarkan hal itu terjadi dari kebijakan imigrasi sesat mereka. Kami mengatakan ada kejahatan, terorisme, homofobia atau anti-Semitisme ke Hongaria,” katanya seperti dilansir The Star, Senin (29/2).
Orban, yang telah banyak dikritik karena membangun pagar berduri-kawat di sepanjang perbatasan selatan Hungaria untuk menjaga migran keluar, menyebut adanya ketegangan sosial di Eropa, termasuk serangan terhadap pusat-pusat pengungsian dan dugaan pelecehan seksual massal oleh migran di Cologne dan kota-kota Jerman lainnya saat Tahun Baru.
“Tidak akan ada kabupaten durhaka di kota Hungaria. Tidak akan ada kerusuhan, tidak ada kamp-kamp pengungsi dibakar dan tidak ada geng akan memburu istri dan anak-anak perempuan kami,” tegasnya .
Ia menambahkan, migrant yang datang bisa dihentikan dengan ketentuan yang berlaku. “Gelombang migrasi dapat dihentikan,” tuturnya kembali.





