JERMAN – Muslim di Jerman marah karena ulah pengungsi Irak Kurdi yang membuang banyak salinan Alquran di beberapa toilet di masjid-masjid di Jerman utara.
Namun pelaku atau pengungsi pria Irak Kurdi tersebut kini telah ditahan di Schleswig sejak pekan lalu.
Kepada polsi, dia juga mengaku telah melakukan tindakan serupa di kota-kota lain, termasuk menodai 50 salinan Alquran, mencabik-cabik dan buang air kecil di halaman kitab suci itu di sebuah masjid di Bremen pada awal Juni.
Dewan Sentral Muslim di Jerman juga mengutuk tindakan tersebut, “Jelas bertujuan untuk semakin memicu spiral kebencian dan kekerasan terhadap Muslim dan masjid,” katanya, dilansir Sputnik, Kamis (19/9/2019).
Dia juga menuntut agar polisi Bremen menyelidiki kasus ini dengan tuntas dan ke depannya, polisi dapat melindungi masjid-masjid di Jerman.





