
MUARA LABUH (KBK) – Memasuki hari ke-3, Posko Respon Bencana Banjir dan Longsor Dompet Dhuafa di Solok Selatan telah didirikan di Jl. Imam Bonjol, Pasar Lama Muara Labuh, Kec. Sungai Pagu, Kab. Solok Selatan, Sumatera Barat.
“Juga telah dibagikan bantuan sebanyak 200 unit pakaian dan hygenis kit, ” ungkap Abdul Rasyid, yang memimpin Tim Respon Dompet Dhuafa Singgalang (DDS) ke Muara Labuh, Solok Selatan kepada KBK, Jumat (12/2/2016).
Dikatakan Rasyid, selain pakaian, tim respon juga membawa 35 dus air mineral. Dibagikan ke warga Jorong Ampera, Jorong Benteng, Jorong Bangko, Jorong Bangko Ulu, dan Tarandam Bawah pada Selasa (9/2/2016) lalu.
“Aktivitas warga saat ini gotong royong untuk membersihkan perumahan dari genangan lumpur longsor.Yang dibutuhkan sekarang bagi masyarakat berupa air bersih, perlengkapan sekolah, perengkapan baju ganti masih belum cukup, pakaian dalam, logistik, selimut dan jaket, serta perkakas untuk gotong royong,” terang Rasyid.
Sebagai bentuk penanggulangan tahap lanjut, kemarin Kamis pagi (11/2/2016), tim DDS diperkuat tim Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa pusat, Maizar Helmi dan Narwan untuk berangkat ke lokasi bencana Solok Selatan.
Selain tim DDS dan DMC, rombongan juga diperkuat Relawan dan Remaja Masjid Al-Jamaah yang juga membawa bantuan berupa 7 dus pakaian, 6 dus Mie Instan, 8 dus susu kotak, Minyak Goreng, serta paket Hygienist Kit.
Dari pendataan tim respon awal, jumlah kepala keluarga yang terkena dampak bencana, di Solok Selatan: di Jorong Kampung Terandam 200 KK, Jorong Ampera 50 KK, Jorong Bangko 50 KK, dan Jorong Benteng 50 KK. Juga terhitung sejumlah lima sekolah yang tak bisa difungsikan aktivitas belajar-mengajarnya, yakni SDN 10 Pasar Muaro Labuah, SDN 22 Kiambang, SD IT, SMP 2 Solsel, dan TK Negeri Pakan Selasa.
Sedangkan BPBD Solok Selatan merilis data pengungsi dari bencana banjir ini, di antaranya berasal dari 6 Jorong; Liki Atas 38 orang, Taratak Tinggi Pekonina 12 orang, Kampuang Tarandam 76 orang, Kiambang 26 orang, dan Bulantiak 14 orang, dengan total 246 orang pengungsi
“Dompet Dhuafa Singgalang juga sedang bersinergi dengan pihak-pihak terkait respon kebencanaan ini. Akan segera diterjunkan dari DMC, Relawan Trauma Healing, dan dari AIMI (Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia) Sumbar juga siap dalam penanganan bayi dan balita, serta segenap relawan dari kemahasiswaan juga telah siaga,” tutur Branch Manager, Musfi Yendra.
Untuk membantu aktivitas warga setempat, Dompet Dhuafa Singgalang membuka Posko layanan di lokasi bencana. Dan tak tertutup kesempatan bagi publik untuk turut berdonasi baik berupa uang maupun barang. Untuk transfer donasi dapat dilakukan via rek. Bank Mandiri 111.000.500.5000, dan dapat memanfaatkan layanan jemput donasi uang dan barang via hotline 0812 6702 3333. – nisa




