SURIAH – Lembaga pemantau perang mengatakan kelompok ISIS sudah menculik puluhan perempuan dan anak-anak Druze ketika menyerang desa mereka pekan lalu di provinsi Sweida, Suriah selatan.
Lebih dari 250 orang tewas pada Rabu pekan lalu ketika ISIS melakukan serangkaian serangan bunuh diri dan penembakan di ibukota provinsi Sweida dan desa-desa di utara dan timur.
“Setidaknya 36 wanita Druze dan anak-anak diculik setelah serangan,” kata Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, sebuah monitor yang berbasis di Inggris.
Kepala Observatorium Rami Abdel Rahman mengatakan empat dari wanita itu telah berhasil melarikan diri dan dua lainnya tewas.
Sementara sebanyak 17 orang lainnya dari daerah yang ditargetkan oleh ISIS masih belum ditemukan, tetapi tidak jelas apakah mereka juga diculik,.
Baik stasiun berita Observatorium dan pemberitaan Suriah Sweida24 mengatakan 20 wanita dan 16 anak telah diculik.
Namun dilansir AFP, Senin (30/7/2018), ISIS belum mengklaim penculikan itu.




