Qatar dan Kuwait Berhenti Berikan Visa Bagi Warga Korut

0
163
Walau dikecam internasional dan DK PBB, Korea Utara terus menguji coba rudal balistiknya (RT.com)

DOHA – Pekerja Korea Utara akan mulai meninggalkan Qatar dan Kuwait setelah negara-negara Teluk Arab mengatakan bahwa mereka akan berhenti memperbarui visa, memotong sumber pendapatan asing untuk Pyongyang setelah sanksi dan tekanan Dewan Keamanan PBB dari Amerika Serikat.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendesak negara-negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa pada hari Selasa untuk menyerahkan tekanan kepada Korea Utara untuk melepaskan senjata nuklirnya.

Pidato tersebut disampaikan setelah tes nuklir Korea Utara dan peluncuran rudal yang telah menimbulkan ketegangan global.

Beberapa ribu pekerja Korea Utara tinggal di wilayah Teluk Sekutu AS, terutama yang bekerja di lokasi konstruksi. Kuwait menjadi tuan rumah satu-satunya misi diplomatik Korea Utara di wilayah tersebut dan pekan ini mengambil langkah untuk mengusir duta besar dan menurunkan jabatan.

Qatar, yang menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022, mengatakan pada hari Selasa bahwa pihaknya sepenuhnya mematuhi semua sanksi PBB dan bahwa mereka telah berhenti mengeluarkan visa kepada warga Korea Utara setelah keputusan sebelumnya pada tahun 2015.

“Tidak pernah ada pekerja dari Korea Utara yang bekerja di lokasi konstruksi Piala Dunia manapun,” ungkap Kantor Komunikasi Pemerintah Qatar mengatakan dalam sebuah pernyataan, menambahkan beberapa perusahaan telah mempekerjakan warga Korea Utara sebelum tahun 2015.

“Sekitar 1.000 tetap, tapi jumlah ini akan menurun dengan cepat karena kontrak kerja mereka akan berakhir. Visa untuk warga negara Korea Utara tidak akan diperbaharui, “katanya.

Seorang sumber yang mengetahui masalah tersebut mengatakan kepada Reuters bahwa mayoritas warga Korea Utara yang bekerja di Qatar diperkirakan akan pergi dalam enam bulan pertama tahun 2018 saat mereka sampai pada akhir kontrak kerja mereka.

Seorang sumber di kementerian luar negeri Kuwait mendesak semua pihak untuk bekerja menuju solusi yang akan mencegah kehancuran dan peperangan, sebagaimana dilaporkan kantor berita negara KUNA.

Di luar misi terbesarnya di Moskow dan Beijing, Korea Utara juga memiliki kedutaan besar besar di London, Roma, Stockholm dan Berlin, serta puluhan kedutaan kecil di seluruh Afrika dan Asia.

Advertisement div class="td-visible-desktop">