Qatar Lapor Pelanggaran Pesawat Perang Bahrain pada DK PBB

Ilustrasi/ Getty images

DOHA – Qatar menuduh sebuah pesawat perang Bahrain melanggar wilayah udaranya dan telah melaporkan pelanggaran terhadap Dewan Keamanan PBB.

Laporan tersebut diinformasikan kantor berita negara QNA,  pada Rabu (28/3/2018).

Namun Qatar sendiri tidak memberikan rincian tentang insiden yang dikatakan terjadi pada hari Minggu (26/3/2018), dan hanya mengatakan bahwa itu adalah pelanggaran serius terhadap hukum internasional.

Pada hari Senin, Uni Emirat Arab dan otoritas penerbangan sipil Bahrain mengatakan dua pesawat perang Qatar telah terbang nyaris dua pesawat sipil dari UAE saat mereka berada di wilayah udara Bahrain, dan bahwa keluhan akan diajukan ke International Civil Aviation Organization (ICAO). , agen penerbangan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Qatar membantah klaim itu dalam sebuah pernyataan oleh otoritas penerbangan sipilnya yang mengatakan bahwa UEA berusaha menutupi pelanggarannya sendiri terhadap wilayah udara Qatar.

UAE, bersama dengan Arab Saudi, Bahrain dan Mesir, mengenakan sanksi perjalanan, diplomatik dan perdagangan di Qatar Juni lalu, menuduh negara itu mendukung musuh regional Iran serta ekstremis Islam. Qatar membantah tuduhan itu dan menuduh keempat negara itu mencoba membuatnya sesuai dengan posisi kebijakan luar negerinya.

Qatar pada Juni 2017 meminta ICAO untuk campur tangan setelah tetangga-tetangga Teluknya menutup wilayah udara mereka ke penerbangan Qatar sebagai bagian dari sanksi.

Advertisement