Ratusan Pengungsi Tsunami di Lampung Terserang Cacar dan ISPA

Ilustrasi Korban akibat bencana tsunami kabupaten Lampung Selatan menjalani perawatan di Rumah Sakit Bob Bazar Kalianda, Lampung Selatan, Selasa (25/12/2104)/ Antara

LAMPUNG – Ratusan pengungsi korban bencana tsunami di Pesisir Sukaraja, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, mulai terserang berbagai penyakit di pengungsian seperti cacar, gatal-gatal dan infeksi saluran pernafasan akut (ISPA).

Tim Respon Lapangan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Pusat Gunawan di Lampung Selatan mengatakan minimnya tim medis di lokasi membuat pihaknya kelelahan dalam menangani korban pengungsi.

“Ada beberapa pengungsi lainnya juga yang terkena penyakit dari sakit kaki, batuk, panas dingin, pusing, dan diare. Tapi kebanyakan pengungsi terkena penyakit cacar, gatal-gatal hingga ISPA, ditambah lagi kita hanya punya satu dokter dan satu mobil ambulans milik Baznas,” kata dia.

Gunawan melanjutkan pihaknya sejak pagi hingga sore baru menangani pengungsi sebanyak 64 orang. Korban pengungsi tsunami tersebut ditangani oleh satu dokter dan dua perawat yang didatangkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung.

“Sebenarnya masih ada lagi pengungsi yang mengalami sakit di Dusun Kunjir dan Dusun Way Muli. Cuma kita akan data kembali pada esok hari,” kata dia, dikutip Antara.

Kondisi perairan di Pesisir Lampung Selatan sejak sore berstatus normal. Namun, warga sekitar tetap waspada dan sejak sore telah mengungsi di dataran tinggi atau di pegunungan setempat.

 

Advertisement