AFRIKA – Ratusan orang diduga mengaku memakan daging manusia yang diberikan kepada mereka oleh satu dari empat pria yang diduga kanibal di Afrika Selatan.
Keempat tersangka kanibal, Nino Mbatha (32), Lindokuhle Masondo (32), Sthembiso Sithole (31) dan Lungisani Magubane (30), hadir di pengadilan pada hari Senin (21/8/2017) di Estcourt untuk menghadapi tuduhan pembunuhan dan persekongkolan karena diduga memperkosa, membunuh, memotong dan kemudian memakan jenazah seorang wanita.
Salah satu tersangka tersebut diduga masuk ke sebuah kantor polisi di kota utama Afrika Selatan pada hari Jumat sambil membawa bagian tubuh manusia, termasuk kaki dan tangan, dan mengaku “bosan makan daging manusia,” menurut surat kabar The Witness, yang dikutip NYpost.
Polisi menemukan lebih banyak bagian tubuh di sebuah rumah di bagian Rensburgdrift di Estcourt, sebuah kota di provinsi KwaZulu-Natal di negara tersebut.
Seorang juru bicara kepolisian, mengatakan Mbatha, salah satu kanibal yang juga berprofesi sebagai dukun.
Sementara itu, anggota dewan lingkungan Mthembeni Majola, mengatakan sekitar 300 warga mengaku mengunjungi Mbatha dan secara sadar makan daging manusia dan menggali kuburan.
Mbatha rupanya bekerja sebagai penyembuh tradisional yang berlatih di Ladysmith sebelum melarikan diri ke Rensburgdrift awal tahun ini.
“Kami tidak tahu harus berbuat apa atau siapa yang harus dipercaya,” kata Majola kepada surat kabar tersebut. “Ini terjadi di masyarakat kita. Keluarga, orang yang kita kenal dan jalani, kini mengaku pernah makan wanita ini. ” ungkapnya.
Penduduk desa mengatakan bahwa Mbatha menyebut menggali kuburan akan melindungi mereka dari bahaya, membuat mereka lebih kuat dan memberi mereka kekayaan.




