SIGI – Longsor mengakibatkan jalur darat di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah hingga saat ini masih putus, yang juga mengakibatkan warga dan banyak relawan terjebak.
Idin Massa, seorang relawan asal Kabupaten Banggai yang sebelumnya mengantar bantuan untuk korban gempa mengatakan dia dan relawan lainnya sekarang sedang antre untuk menuju Palu dengan menggunakan helikopter, sebab jalur Salua-Sadaunta di Kecamatan Kulawi belum bisa dilewati karena tertimbun tanah longsor.
Pada Antara, dia mengatakan dalam dua hari terakhir ini banyak warga, termasuk para relawan penanganan dampak gempa bumi, terjebak longsor.
“Tapi karena jumlah warga yang antre cukup banyak, maka evakuasi dilakukan secara bertahap sejak dari hari Minggu (21/10/2018),” kata dia, Senin (22/10/2018).
Sekitar 13 di antara 18 titik sepanjang jalur antara Desa Salua-Sadaunta tertimbun longsor cukup parah sehingga perlu waktu untuk menormalkan jalur tersebut.
Sebagian masyarakat, kata Idin, terpaksa jalan kaki selama tiga jam menyusuri hutan dan aliran sungai yang bermuara di Sungai Gumbasa untuk melewati jalur tersebut.




