Remehkan Covid-19 Trump Dilaporkan Mantan Direktur BARDA AS

Rick Bright, Foto: Reuters

WASHINGTON – Rick Bright, yang baru-baru ini dipecat dari jabatannya sebagai Direktur Biomedis Penelitian dan Pengembangan Otoritas Lanjutan (BARDA), Amerika Serikat (AS) mengajukan keluhan kepada Kantor Penasehat Khusus AS, Selasa (5/5/2020).

Ia menuduh administrasi pemerintahan Donald Trump telah melakukan pembalasan kepadanya ketika ia menyampaikan kekhawatiran terhadap perkembangan Covid-19.

BARDA yang ia pimpin merupakan sebuah lembaga di AS yang bertanggung jawab untuk mengembangkan obat-obatan untuk memerangi pandemi coronavirus.

Rick Bright mengatakan, dalam pengaduan yang diajukan ke pengawas pemerintah bahwa ia memperingatkan tentang virus itu pada Januari dan aduan itu mendapat permusuhan dari Sekretaris Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Alex Azar dan pejabat tinggi lainnya di agensi tersebut.

“Dr. Bright bertindak dengan urgensi untuk mulai mengatasi pandemi ini tetapi menghadapi perlawanan dari kepemimpinan HHS, termasuk Sekretaris Azar, yang tampaknya berniat meremehkan ancaman bencana ini, ” ungkap pernyataan yang diajukan pengacaranya kepada Kantor Penasihat Khusus A.S.

Korban kematian virus korona AS, kini lebih dari 70.000, adalah yang tertinggi di dunia. Politisi demokrat dan beberapa rekan Republik telah mengkritik Trump karena mengecilkan ancaman virus dan kemudian lambat untuk menggembleng produksi pengujian dan alat pelindung.

Seperti dilansir Reuters, Pengacara Bright berpendapat bahwa pemecatannya sebagai direktur BARDA, melanggar hukum federal yang melindungi pelapor pemerintah.

Advertisement