SURIAH – Pelemparan gas beracun pada Selasa (2/8/2016) yang banyak menimpa anak-anak dan perempuan, hingga kini belum diketahui pihak yang melancarkan serangan pelemparan gas beracun tersebut. Pihak pemerintah dan pemberontak saling menuduh atas insiden ini.
VOA melaporkan jika kantor berita Suriah SANA menuduh pemberontak menembakkan roket berisi gas beracun ke daerah yang dikendalikan pemerintah dekat Aleppo.
Sedikitnya 30 orang terkena gas beracun dalam sebuah kontainer yang dilemparkan sebuah helikopter di Suriah barat laut. Para korban dilarikan ke rumah sakit pusat kota
Sehari sebelumnya, helikopter Rusia jatuh tertembak di dekat lokasi serangan gas beracun ini, dan lima orang dikabarkan tewas.
Berdasarkan laporan Al Jazeera, gas yang dilempar menurut keterangan seorang dokter berupa bahan kimia klorin karena bahan sangat beracun itu pernah digunakan sebelumnya.





