Satu Rumah Hilang Tak Berbekas Tersapu Banjir Bandang di Malang

Banjir bandang landa Desa Pujiharjo, Malang/ Malangvoice.com

MALANG – Banjir bandang yang melanda Desa Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Rabu lapan (14/9/2016) malam telah menambah jumlah rumah hanyut yakni menjadi delapan rumah dan satu rumah hilang tak berbekas tersapu air bah.

“Banjir ini karena hujan yang terus menerus. Selanjutnya, debit air Sungai Tundo Desa Pujiharjo meluap dan menyebabkan banjir bandang. Sebanyak delapan rumah rusak parah, sedangkan satu rumah lagi hilang disapu air bah,” ujar Kepala Desa Pujiharjo, Hendik Arso, Kamis (15/9/2016).

Banjir bandang juga telah merendam rumah 42 kepala keluarga di Desa Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, dikarenakan sungai tundo meluap dan juga membuat batu-batu di sungai bergerak menuju rumah warga.

Selain itu curah hujan tinggi selama lebih dari 3 jam juga mengakibatkan sejumlah tebing longsor. Ada 5 titik tebing yang longsor. “Saya sempat terjebak diantara longsoran. Setelah mobil kita pacu lagi, berhasil. Tapi baru berjalan beberapa ratus meter, longsor kembali terjadi,” tambah Hendrik.

Sementara ketinggian air sungai terus naik hingga pukul 02.30 wib, Kasie Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Malang, Muji Utomo menjelaskan upaya pertama Tim Siaga PMI dalam memberikan bantuan beruapa tenaga.

“Ada 25 orang dari Tim Sibat PMI yang sudah berada di lokasi setelah air meluap. Mereka bertugas membantu evakuasi warga dan memberikan pertolongan pertama,” bebernya.

Ia menambahkan, setelah ikut melakukan evakuasi dan bersih-bersih rumah warga terdampak banjir, selanjutnya akan di lakukan inventarisir data-data korban dan memasok bantuan yang dibutuhkan para korban secepatnya. Demikian dikutip KBKnews dari beritajatim.com.

Advertisement